Kamis, 06 September 2012

suara hati..

Salam hangat :
4-september-2012
            Hay ..
Aku kembali. Tapi kali ini dengan luka baru yang terasa amat pilu..
Tapi, ditengah kepiluan ini, aku masih bisa tersenyum, walaupun terkadang harus  ada kata ‘terpaksa’ untuk senyumanku..
Siapa lagi kalau bukan sahabat dan teman-temanku yang membuat tersenyum, melupakan sejenak kepenatan dihatiku. Aku pernah berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan bahagia dan senang apabila teman-temanku juga senang dan bahagia. Yaahh, aku akui beberapa dari mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan, yang mereka sukai, mereka sayangi .. A… teman dekatku . Segala puji bagi Tuhan dya sudah bersama laki-laki yang ia sukai ‘b…, sekarang mereka in a relationship. Bagus ! aku turut senang mendengar dan melihatnya. Selanjutnya sebut saja k’M... ., Alhamdulillah dya juga sudah bersama dengan E…. ,. Laki-laki yang ia idamkan dan ia kagumi selama ini. Tanpa disangka-sangka mereka sudah jadian. Haaaaachhh .. (tarik nafas panjang) sedangkan aku KAPAN? Hanya ada 3 kata untuk menjawabnya. “aku tidak tahu”.
            Angin yang bertiup semilir ini, membuatku nyaman untuk tetap berada disini. Dibawah naungan pohon pinus yang nan menjulang tinggi. Beralaskan rumput yang mulai kering,pertanda musim panas akan segera menghampiri. Dan sebuah kolam ikan yang aku tak yakin jika ada ikan didalamnya, berwarna hijau terang tertimpa sinar matahari. Sedang bergelombang dihadapanku. Membuat mataku berbinar akannya aku enggan untuk menyudahinya. Hey , ada lagi. Ada seekor kadal juga datang menghampiriku, sepertinya dya sedang ingin berjemur. Menikmati vitamin sinar UV yang bagus untuk membantu merubah warna kulitnya. Aku masih ingin disini, dan masih belum ingin beranjak kemanapun. Kicau burung yang cuit-cuit seakan menghiburku, bernyanyi untukku, ‘untuk hatiku yang sendu’. Terima kasih. Meskipun begitu, aku masih merasakan sendu pilu itu. Aku ingin itu cepat pergi dari hatiku, pikiranku, dan hidupku …

.Alanoby.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar